Avatar

HARI MEDIA SOSIAL NASIONAL
10-06-2018

Hari Media Sosial Nasional


Setiap 10 Juni, Indonesia memperingati Hari Media Sosial. Hari Media Sosial ini pertama kali dicetuskan oleh Handi Irawan D. pada tahun 2015. Media Sosial adalah saluran atau sarana pergaulan sosial secara online di dunia maya (internet) dimana para penggunanya saling berkomunikasi, berinteraksi, saling berbagi, dan menambah teman. Hari Media Sosial dilahirkan dengan pemikiran bahwa masyarakat Indonesia perlu ditingkatkan kesadarannya dan diedukasi agar penggunaan media sosial bisa berdampak positif bagi kehidupan individu, keluarga, serta dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.
Menurut data yang dipublikasikan We Are Social, dari 7,4 miliar penduduk bumi, 3,7 miliarnya telah terhubung dengan internet. Dari jumlah tersebut, miliaran orang merupakan mengakses media sosial tiap harinya. Menurut data dari Kominfo, pengguna internet di Indonesia mencapai 88,1 juta jiwa. Di antara jumlah yang banyak itu, 79 juta di antaranya merupakan pengguna aktif media sosial. Data ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara teraktif di media sosial.
Pada Hari Media Sosial yang jatuh hari ini, masyarakat Indonesia dapat menyampaikan berbagai inspirasi dan informasi mengenai media sosial yang telah memberikan banyak perubahan pada diri mereka. Kemudian, dengan adanya Hari Media Sosial ini, diharapkan masyarakat Indonesia dapat lebih memahami penggunaan media sosial yang beretika. Media sosial telah mengubah bagaimana masyarakat berkomunikasi, tetapi dengan semua kecanggihan yang ditawarkan oleh media sosial, masyarakat di Indonesia masih belum terlalu sadar akan etika dalam menggunakan media sosial.
Media sosial dewasa ini bersifat seolah wajib dimiliki dan mengubah kehidupan bermasyarakat. Media sosial dapat memberikan dampak yang positif bagi orang yang menggunakannya dengan baik, bagi keluarga, atau bahkan sebuah perusahaan. Namun media sosial juga akan berdampak negatif jika digunakan untuk tujuan negatif dan menyimpang. Sebagai contoh dampak positif, yaitu sebagai tempat promosi, memudahkan pekerjaan perusahaan, wadah memperluas jaringan, tempat penyebaran informasi, dan sarana mengembangkan keterampilan dan sosial, serta mendekatkan yang jauh. Contoh dampak negatif dari media sosial, yaitu membuat orang kecanduan, cyber crime, pornografi, dan perjudian, serta manjauhkan yang dekat.
Menggunakan media sosial di dunia maya, bukan berarti kita bisa bebas melakukan apa saja dan dengan cara apa saja. Itulah yang terjadi di negara yang sedang berkembang ini. Meski begitu, tidak sedikit pula orang yang menggunakan media sosial dengan baik. Ada beberapa cara agar bijak dalam bermedia sosial, yaitu menghargai pendapat dan perbedaan orang lain, jangan mudah terprovokasi, jangan menyebar berita hoax, jangan menghina, melecehkan, dan menyebar kebencian, jangan posting sembarangan, serta jangan menyinggung unsur SARA.

Dahulu, mulutmu harimaumu. Sekarang, jarimu harimaumu.

Selamat Hari Media Sosial! Yuk Bijak dalam Bermedia Sosial!